Senin, 24 November 2014

jatuh hati sama cowok fakultas peternakan

Melihat kaka dari kejauhan sedang tertawa lepas bersama teman-teman kaka saat itu otomatis membuat saya tersenyum sendiri seolah ikut merasakan kebahagiaan yang kaka rasakan saat itu.
hari ini tidak sengaja kita bertemu di halaman kampus, hari ini saya ada kelas pagi saya harus bergegas sebelum saya terlambat, tetapi ketika melihat kaka berdiri di depan saya membuat langkah saya terhenti, ini kegiatan saya setiap hari sebelum mengikuti kuliah, memandangi kaka dari jarak yang cukup jauh dari tempat keberadaan kaka. Di depan fakultas peternakan.

Tapi sialnya hari ini kaka menemukan saya sedang memandangi kearah kaka, saya tertangkap basah.
kaka langsung berhenti tertawa dan memandang bingung ke arah saya. Saya bingung apa yang harus saya lakukan, saya malu juga ketika teman-teman kaka yang lain ikut memandang heran ke arah saya.
saya memutukan untuk masuk kelas dengan perasaan malu mengingat kejadian barusan.

Saya tidak terbiasa berdekatan dengan kaka di fakultas peternakan. Dan saya yakin tadi kaka dan teman-teman kaka kebingungan mengapa saya memandangi kalian dari jarak yang jauh.

Ketika sampai di kelas, keadaan kelas masih kosong. Jadi saya memutuskan untuk menulis rangkaian kata absurd tentang cinta di antara kita.
mengingat saya dan kaka menjadi pasangan paling absurd sedunia haha..
Saya bingung, dari ribuan orang di kampus kita saya bisa begitu terpesonapada sosok kaka. Pada pria bertubuh tinggi dengan badan proposional dengan tingkahnya yang cool tapi asik. Pria luar biasa yang menimba ilmu di fakultas peternakan. Kalau di pikir-pikir lucu sekali ketika saya menjadi kekasih kaka,  banyak sekali perbedaan di antara kita.

Satu kaka masuk fakultas yang menuntut kaka untuk berhubungan sama hewan segala macam hewan ternak. Sedangkan saya? Saya takut sekali dengan hewan, saya geli dengan ayam ka. Dan rasanya geli jika harus berdekatan dengan pria yang hampir setiap hari bersentuhan langsung dengan ayam atau berbagai jenis binatang.
bukan saya berlebihan ka, tapi itulah saya.

Tapi saya suka sama kaka. Saya jadi bingung dengan perasaan yang saya punya untuk kaka. Saya menyukai seseorang yang profesinya nanti akan menjadi profesi yang sulit untuk saya terima.
melihat kaka praktikum dengan banyak hewan saja sudah membuat saya geli sendiri.
ketika saya melewati kaka setelah kaka selesai praktikum membuat saya sedikit mual akibat bau hewan hewan dan darah-darah yang tercium sangat menusuk bagi saya.
saya dapat menahan bau formalin dan kadafer (mayat) di ruang praktikum fakultas kedokteran yang biasa saya hirup saat praktikum. Tapi entahlah, untuk berhubungan sama hewan, saya merasa saya tidak sanggup, menahan baunya, berdekatan, segalanya membuat saya tidak nyaman.
saya lebih sering menghindari kaka ketika ada di kampus atau ketika kaka baru selesai praktikum. Bukan apa-apa ka, saya harap kaka mengerti ,saya tidak suka hewan baunya dan segala macam yang berhubangan dengan hewan hidup. Kaka terlihat aneh dan tercium bukan aroma badan kaka ketika selesai praktikum hehe.

Tapi berbeda ketika saya melihat kaka seperti hari ini, seperti tadi.
kaka terlihat bersih dari pada saat kaka praktikum bersama hewan-hewan itu.

Kaka terlihat lebih tampan dan saya suka melihat kaka yang seperti ini.
Ya beginilah, lucunya jatuh cinta. Lucunya cerita cinta kita. Cerita cinta beda fakultas dan beda kebiasaan. Kaka di tuntut untuk mencintai hewan , berdekatan dengan hewan, sedangkan saya, saya dituntut untuk mencintai kesehatan, belum lagi sejak dulu memang saya tidak suka dengan hewan.
Ini aneh, saya bahkan benar-benar bisa mencintai seseorang di fakultas yang selalu saya hindari untuk melewatinya! Dan saya dengan anehnya bisa jatuh cinta dengan salah satu mahasiswa yang bahkan belajar di fakultas tersebut.

Absurd….tapi inilah cinta.

Walaupun  kebiasaan kaka berkontak langsung dengan hewan, foto sama ternak!, suka deket-deket aku kalau habis praktikum --, bau kambing, bau sapi, bau ayam, yang kalau pagi keliatan ganteng kalau habis praktek keliatan berantakan kusem, yang foto di instagram kebanyakan foto sama hewan, tapi itu semua ga ngerubah perasaan saya sama kaka. Aneh kan..
saya tetep sayang, bahkan semakin hari semakin bertambah. Walau banyak hal yang saya ga suka ada pada kaka tapi lebih banyak cinta yang semakin bertambah setiap harinya untuk kaka dan itu menutupi semua hal yang saya ga suka.

Tapi ka, walaupun kaka tau saya sayang sama kaka. Bukan berarti kaka bisa deket-deket dengan saya kalau habis praktikum! Hahahaha
saya sayang kaka, semoga kaka juga selalu mempunyai perasaan yang sama seperti saya. Saya tidak mau cinta saya di bagi dua ke sapi atau hewan ternak yang lain. haha

Love ya~

Minggu, 23 November 2014

Dear chairmate

Dear chairmate.

Sebentar lagi hari kelulusan tiba. Ga kerasa ya, 2 tahun kita sebangku. Aku ga pernah bosen duduk sebangku sama kamu. Aku suka dari awal kita duduk bareng.

Kita mengerjakan semuanya bareng, ngerjain pr pagi-pagi, memecahkan jawaban dari soal-soal trigonometri yang mungkin sampai sekarang pun masih sulit untuk di pecahkan haha.
aku suka ketika kamu ngacak-ngacak rambut aku kalau aku salah menjawab pertanyaan,  ketika kamu dengan seriusnya memperhatikan guru yang sedang menjelaskan,  muka kamu yang bete ketika di marahin guru, muka kamu  langsung jutek kalau aku gamau ngajarin kamu, muka kamu yg menyebalkan sambil menjulurkan lidah tanda ngejek ketika nilai ulangan kamu lebih bagus dari pada aku, aku suka liat kamu makan pas jam istirahat atau makan permen pas jam pelajaran,  wajah bingung ketika ada soal yang membingungkan, sampai wajah kamu ketika marah karna suatu hal di kelas.

Aku suka ketika kamu nulis-nulis di lembar paling belakang bukumu dengan tulisan acak-acakan karna bosen, melihatmu duduk bertopang dagu, melihatmu grogi saat akan presentasi, melihatmu tertawa terbahak-bahak, aku suka ketika kamu menggigiti bolpoin, aku suka ketika kamu bercerita segala hal ketika jam kosong karna tidak ada guru, aku suka melihat kamu tidur di meja ketika tidak ada guru dan harus menyelesaikan tugas yg ada. Aku suka semuanya saat-saat aku bersama kamu.

Bahkan sampai detik ini mungkin kamu tidak pernah menyadari, bahwa aku selama 2 tahun ini diam-diam menyimpan rasa suka, bahkan sayang pada teman sebangkuku yang doyang banget nge-gitar dan nyanyi-nyanyi di kelas. Aku bahkan tau hal kecil yang ada pada kamu, dan mungkin kamu tidak akan menyadarinya.

Sampai akhirnya hari ini kamu berbicara serius padaku, kamu berkata kalau kamu telah jatuh cinta sama seorang wanita, yang baik, cantik, dan selalu ada buat kamu.
apakah kamu tahu, saat itu tiba-tiba saja jantungku berdetak kencang sekali.
mungkinkan aku? wanita yang udah membuat kamu jatuh cinta itu? wanita yang cantik, yang baik dan selalu ada buat kamu?
pertanyaan itu yang berputar-putar di pikiranku, lalu berhenti berbicara lalu memandang aku yang bengong memikirkan apa wanita itu aku?! Kamu membuyarkan lamunan aku. Kamu menarikku kembali kealam sadar, dan aku siap mendengarkan ceriita kamu lagi.  tapi mungkin kamu udah ga niat ngomong karna tadi aku tidak focus mendengarkan.

Ketika jam istirahat, tadi aku pergi ke toilet ketika aku melewati kelas di ujung koridor aku melihat kamu sedang memegang tangan seorang wanita. Wanita cantik, putih, tinggi. Kamu memegang tangannya dan dia tampaknya tidak keberatan, kalian terlihat berbincang, wajah wanita itu terlihat merona lalu dia tersenyum bahagia. Apa yang barusan aku lihat? Jadi wanita yang kamu suka itu dia? Jadi apakah rasa sayang, rasa kagum yang ku punya selama ini ada untukmu bertepuk sebelah tangan?

Bel istirahat berbunyi. Dan kamu duduk di sebelahku dengan wajah gembira. Saat itu kamu langsung bercerita kalau tadi kamu menyatakan cinta pada cewek yang tadi kamu ceritakan, cewek baik! Cewek cantik! Dan selalu ada buat kamu!

Kamu bercerita dengan sangat antusias, tanpa sedikitpun melihat dan berusaha peduli padaku, mataku mulai berkaca-kaca, kerongkonganku sakit menahan tangis yang tertahan, tanganku gemetar. Dan kau tidak peduli bahkan kau tidak melihat air mata yang perlahan mulai membasahi pipi ini. Aku hanya berkata turut bahagia saat itu, lalu aku pergi ke toilet ,di sanalah aku nangis sejadi-jadinya.

Jadi selama ini apa? Semua perhatian? Semua kebaikan kamu? Wanita bodoh macam apa aku ini sampai dengan bodohnya aku mengira bahwa kamu mempunyai perasaan yang sama padaku!!!
aku terus mengutuki diriku sendiri. Dan mulai menerima kenyataan bahwa bukan aku wanita yang kamu cinta. Aku hanya teman sebangku biasa yang mungkin hanya tempat dia berbagi keluh kelah masalah pelajaran di sekolah, dan aku bukan orang yang tepat untuk kamu membagi cintanya. Aku tidak layak untuk orang sesempurna kamu.

Terima kasih atas  2 tahun ini ya my beloved chairmate. Maaf atas perasaan tak terungkap ini. Terima kasih udah ada dalam hari-hari aku 5 dari 7 hari dan 8 dari 24 jam kamu selalu ada di samping aku, aku seneng walaupun aku ga bisa milikin kamu tapi Aku tetap bahagia atas 2 tahun  termanis di masa SMA.


Sincerely
With love ,Your chairmate

dari kaka kelasmu yang diam-diam menaruh hati !

Hai adik kelas.

Senyum mu manis begitu manis hari ini. Sama seperti hari-hari sebelumnya.
entah mengapa dari awal kita berjumpa ada rasa tertarik yang membuat aku penasaran dengan sosok pria yang setelah ku ketahui adalah kamu.

Maaf atas perasaanku. Yang dengan lancangnya berani menaruh hati pada mu.
kamu.. adik kelas termanis yang pernah ku temui. Entahlah, dari sekian banyak pria di sekolah hanya kamu yang mampu menarik seluruh perhatianku.

Banyak yang aku kagumi dari kamu. Aku suka ketika kamu berkeringat saat pelajaran olahraga, aku suka ketika kamu berjalan melintasi kelasku dan sedikit melirik kearah tempat aku duduk terdiam melihatmu. Bahkan beberapa kali aku kepergok sedang curi-curi pandang. Mataku ini tidak bisa di ajak kompromi,, anehnya setiap ada kamu di dekatku mataku ini spontan langsung mengikuti gerak-gerikmu kemanapun sampai dia tidak lagi dapat melihat sosokmu. Aku sangat malu ketika kamu menangkap basah perbuatan ku ketika mencuri-curi pandang. Saat mata kita bertemu, aku akan langsung buang muka. Kau tahu saat itu rasanya jantungku mau copot, berdetak tak karuan dan seketika mukaku terasa panas. Malu.

Diam-diam aku selalu memperhatikanmu.
bahkan sesekali aku pulang sore, bukan karna ada pekerjaan yang harus aku selesaikan di sekolah tapi aku hanya ingin melihatmu ketika ekskul sekolah. Rasanya setiap hari aku ingin sekali memandangimu lebih lama. Senyumanmu begitu istimewa. Rasanya saat melihat senyum manis itu tersungging aku ingin sekali mengabadikannya.

Aku pun lebih rajin ke sekolah sekarang hehe. Termasuk datang lebih pagi. Aku duduk di teras depan kelas, memandangi jam yang terus berjalan mengiringi kedatanganmu dan berjalan di depan kelas ku.
aku suka melihatmu terburu-buru masuk kelas,aku juga suka melihatmu berjalan santai dengan pandangan lurus dan sesekali tersenyum lebar ketika ada yang menegurmu.  Ketika melihatmu datang ke sekolah, ingin sekali aku menyambutmu, menjadi seseorang yang tersenyum manis , dan menjadi seseorang pertama yang menyemangatimu .

Tapi aku begitu malu untuk melakukan semua itu. Aku hanya kaka kelasmu.
rasanya aneh sekali ketika aku harus melakukannya kepada pria yang berbeda 2 tahun denganku.
jangankan untuk menyapamu, melihatmu dari jarak sejauh ini saja sudah membuat jantung ini berdetak di atas normal. Agak canggung untuk benar-benar mengatakan yang sejujurnya kalau aku mengaggumi kamu.

Bodoh..

Aku terlalu bodoh menaruh harapan besar pada kamu. Berharap di panggil “sayang” seperti kebanyakan pasangan lain, tapi dengan lucunya kamu tetap memanggil aku dengan sebutan “kaka” haha

Ya ya.. mungkin aku tidak pantas berdampingan dengan anak seumur kamu. Rasanya canggung sekali, aneh dan ini berbeda ketimbang aku jatuh cinta pada pria seumuran.
tapi di balik semua rasa canggungku itu, aku masih sangat mengagumi kamu, tak peduli berapa umurmu dan tak peduli kalau kamu adalah adik kelasku.

Bagaimana denganmu? Bagaimana perasaan di cintai oleh seorang kaka kelas?


Tertanda
kaka kelas, yang diam-diam
jatuh cinta pada adik kelasnya !

Sabtu, 22 November 2014

semua manis ka, sebelum ada dia

Sampai saat ini saya masih mengaggumi sosok kaka, tidak peduli dengan keburukan yang kaka punya. Dan tidak peduli seberapa jarak yang membentang antara kita.


Setelah segala antara kita telah hancur berantakan. Saya berusaha mengambil sisa-sisa serpihan yang tersisa. Saya ingin mengumpulkan dan memperbaiki semua. Saya berusaha mengumpulkan semua serpihan yang ada, memperbaikinya dan terus memperbaiki. Sampai ketika hubungan dan segala sesuatu yang hancur antara kita hampir berhasil saya perbaiki dan semua hampir pulih.
tapi mungkin saya terlalu lama, saya terlambat. Dan ketika segalanya sudah mulai membaik saya harus menerima kenyataan kalau ternyata kaka sudah bersama dia! sahabat saya.

Beberapa minggu yang lalu saya bertemu dengan dia, sahabat sekaligus kekasih baru kaka.
melihat dia mengingatkan saya kepada semua perlakuan manis kaka.
ada perasaan iri yang berkecamuk di hati, hmm betapa beruntungnya dia memiliki kaka.
betapa beruntungnya dia bisa menjadi satu-satunya di hati kaka, menjadi wanita paling teristimewa setelah ibu kaka.

Dia tidak tahu tentang kedekatan kita dulu ,ka.

yang dia tahu saya dan kaka hanya sekedar teman kenal biasa, yang pulang dan pergi bareng karna kebetulan rumah kita yang searah. Dia tidak pernah tahu lebih dari itu.
mungkin semua orang yang mengenal kita pun akan beranggapan sama ,ka. Mereka akan berpikir kita hanya sekedar teman sepermainan biasa, tapi yang saya tahu kita pernah lebih dari itu.

Dia tidak tahu betapa saya sangat ingin menangis saat itu.
dia bercerita semua tentang kaka, wajahnya sangat gembira dan matanya berbinar ketika mulutnya berucap kata demi kata yang menyenangkan tentang kalian.
dia bercerita bagaimana kaka memulai pendekatan dengannya, lalu kalian pergi ke pesta bersama, nonton bioskop dan banyak hal lainnya yang biasa di lakukan oleh sepasang kekasih pada umumnya………………………………………….. seperti yang kita lakukan dulu.

Rasanya saya ingin meledak saat itu. Tapi saya tidak mungkin merusak kebahagiaan sahabat saya.
bukankan untuk bahagia kita tidak perlu repot-repot menyakiti orang lain? mungkin belajar mengikhlaskan bisa membuat sedikit rasa bahagia.
Setelah kejadian itu mati-matian saya berusaha ikhlas.

Kemarin ada acara sekolah ka.
saya melihat kaka datang bersama dia menggunakan motor matic. Romatis. Dia terlihat melingkarkan tangannya di pinggang kaka. Manis tapi menyakitkan bagi saya.
teman-teman yang lain terlihat asik menganggu keromantisan kalian. Kalian tertawa bahagia. Dan saya memilih pergi menjauh. Maaf ka..

Dalam acara itu kalian begitu mesra. Hati ini berusaha gembira tapi tak bisa.
Melihat sosok kaka, sekarang mendapat pengganti saya yang lebih baik. Seharusnya saya bahagia, bukankah begitu?
tapi  hati saya harus terus merasa kesakitan saat saya melihat bahwa pengganti saya itu adalah sahabat saya sendiri.
saat itu ketika semua serpihan tentang kita yang berhasil saya perbaiki tiba-tiba saja hancur lagi menjadi serpihan yang lebih kecil, dan mungkin tidak akan bisa saya perbaiki lagi.

Saya berjalan melewati kaka dan dia, saya memandang lurus tanpa sedikitpun memandang ke arah. Sebelum seorang sahabat kaka berkata “sama yang ini gimana?”
kaka hanya tersenyum canggung dan teman-teman yang lain tertawa terbahak-bahak seakan tidak ada yang peduli dengan rasa sakit yang saya rasakan sekarang.

Kaka melihat saya dan mata kita bertemu. Saya tersenyum canggung  lalu lanjut berjalan. Saya pergi membelakangi kaka. Dan apa kaka tau saat itu air mata ini mengalir dengan derasnya.
menyakitkan sekali ternyata melihat seseorang yang ternyata masih kita sayang menjalin hubungan spesial dengan sahabat sendiri.

“Semua manis ,ka. Sebelum akhirnya kaka bersama dia sahabat saya..”