Tampilkan postingan dengan label galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label galau. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 November 2014

maaf aku, membuatmu malu

Aku... aku tidak seperti kalian, yang memiliki banyak sahabat. Aku... aku tidak seperti kalian, yang mudah berteman dengan orang-orang baru..
Aku... aku punya kenalan, tapi tidak punya teman.
Aku...  aku merasa sendirian sepanjang hari. Tidak seperti kalian yang di kelilingi banyak orang.

Mereka, orang-orang yang ku kenal tidak mau berteman denganku.
Mereka berfikir aku tidak asik untuk menjadi teman sepermainan mereka.
Lihat saja ,untuk mendapatkan temanpun aku sangat sulit.

Aku memandang wajahku di cermin. Apa yang salah pada diriku? Apakah pakaian yang ku kenakan terlalu kuno dan jelek? Atau wajahku? Ataukah sikapku yg terlalu 'aneh' bagi mereka?

Mengapa semua orang tidak ada yang mau mendekat.? Apa aku begitu buruk bagi mereka? Bahkan untuk menjadi temanku pun mereka tidak mau?

Apa yang salah?!!!
Ketika aku lewat mereka selalu mengolok-olokku..
Aku selalu menjadi bahan ejekan dan bulan-bulanan mereka. Bahkan ketika di kelaspun jika harus membagi kelompok ,tidak ada satupun yang mau sekelompok denganku.

Beberapa dari mereka meneriaki kupingku, mengacak-acak rambutku, membentak persis di depan wajahku, mereka menyembunyikan sepatuku, mereka mengolok-olok setiap aku lewat, bahkan mereka menarik dan mendorongku ke berbagai arah. Di perlakukan seperti binatang! Apa salah aku? Aku sama sekali tidak pernah mengganggu mereka, bahkan aku tidak pernah membenci mereka walau aku di perlakukan seperti itu.

Saat itu, aku dekat dengan seorang pria..dia yang juga senasib denganku, tidak memiliki banyak teman. Pria itu sama pendiam seperti aku , saat dia masuk ke dalam kehidupanku semua mulai berubah, setidaknya aku memiliki satu orang teman. Kita sering mengerjakan tugas bersama, tuker kado saat ulang tahun dia, Kita pulang bareng, duduk bareng di kantin, melakukan segala hal bersama, kita bercerita tentang segala hal, dan dia suka memberikan cerita-cerita lucu yg membuat aku tertawa lepas. Semenjak ada dia aku merasa tidak sendirian, dia pernah sesekali membela aku ketika aku mulai di olok-olok. Rasanya ketika bersama dia aku merasa aman. Dan dia telah membuat aku merasa benar-benar memiliki seorang teman.

Beranjak dewasa.
Dia terlihat semakin tampan dan cerdas. Kami masuk SMA yang sama kelas 10-11 kita selalu sekelas. Dia mulai menjauh. Dia mulai banyak temen cowok dan cewek. Aku sedikit demi sedkit mulai kehilangan sosok dia. Ketika aku mendekat, dia menjauh. Mungkin dia malu mempunyai teman seperti aku.
Sekarang dia sudah benar-benar berbeda, awalnya karna teman-teman dia berkata bahwa kita pacaran.
Mungkin dia malu. Mulai dari situ dia benar-benar pergi dari hidup aku, seakan dia benar-benar tidak peduli lagi!

Aku benar-benar mulai kehilangan dia. Aku kehilangan seorang teman. Aku sendirian lagi. Suatu kali aku di olok-olok lagi, aku hanya diam kebetulan dia ada di situ tetapi dia hanya diam, melihat ke arahku tanpa sedikitpun membela seperti yang dia lakukan dulu. Dia hanya menatap dengan pandangan tak peduli lalu pergi. Aku hanya tersenyum untuknya.
Aku..  aku senang sekarang dia udah punya temen. Walau dia ninggalin aku, tidak masalah. Melihat dia tersenyum dengan teman-teman barunya aku cukup lega dan bahagia. Walau kenyataannya aku rindu sapaan manisnya.

Aku sakit parah, membuat aku harus di rawat di rumah sakit. Saat itu aku merasa banyak teman sekolah yang menjenguk. Bahkan orang yg tadinya tidak dekat denganku pun menjenguk. Mengapa tak dri dulu aku seperti ini? Jadi apa  aku harus sakit parah dulu agar ada yg mempedulikanku?
Aku senang, setidaknya aku mempunyai banyak teman sebelum aku pergi.

Dari banyaknya orang yang menjengukku, aku tidak melihat sosok dia berada di antara mereka? Dimana dia? Apa dia sudah benar-benar tidak peduli dengan keadaanku yg sudah parah itu? Apa rasa malu dia sudah menutupi semua rasa pedulinya pada aku?

Aku menunggunya.. aku terus bertahan. Setiap pintu kamar rawat inap  terbuka, aku berharap itu dia. Tapi hasilnya nihil.

Hari ini rasanya badanku semakin lemas. Penyakitku semakin parah jadi ku fikir sebentar lagi waktu ku sudah habis. Tapi aku belum  melihat batang hidungnya di sini.

Aku datang ke acara perpisahan sekolah. Aku tau badanku sangat lemas dan tak sanggup menopang beban beratku, tapi aku berusaha sekuat tenaga, satu harapanku untuk bertemu denganmu. Dokter sebenarnya melarang aku untuk datang ke acara perpisahan ni, tapi jika tidak hari ini kapan aku bisa menemui dia? Di saat aku tidak lagi memiliki banyak waktu.

Di sini mereka terlihat sangat cantik dan tampan. Aku melihat dia, sedikit canggung untuk menyapanya. Apa aku terlihat aneh hari ini? Memang badanku kurus sekali, penyakit itu terus menggerogoti tubuhku.

Dia sama sekali tidak menyapaku. walaupun begitu hatiku lega bisa melihat dia  datang ke perpisahan kita menggunakan jas. Terlihat tampan. Andai dia tau aku tidak pernah bisa melupakan semua yg ada dalam dirinya dari awal kedekatan kita. Di saat yg lain saling berpelukan aku ingin sekali memeluknya, sekali saja. Tapi aku tau itu hanya mimpi saja, jangankan memeluknya. Untuk mendapatkan sedikit senyumnya saja itu hanya hayalan belaka.

Beberapa hari setelah acara perpisahan sekolah. Aku masuk rumah sakit tapi aku tidak pernah sedikitpun melihatnya lagi. Bahkan untuk mengirim pesan singkatpun tidak dia lakukan ..

Ku kira waktu ku akan segera habis. Seadainya hari itu tiba, ketika aku sudah pergi. Ingatlah sesuatu, aku tidak pernah punya dendam kepada kalian yg pernah memperlakukan aku dengan buruk ,aku sudah memaafkan kalian bahkan sebelum kalian memintanya.

Dan ketika aku sudah tidak ada, bisakah kalian memberi tahu apakah dia datang ke acara pemakaman ku? Ku harap dia akan datang.

Tolong sampaikan padanya, terima kasih sudah menjadi teman terbaik dalam hidup aku dari dulu sampai sekarang. Dan maaf jika aku selalu membuat dia  merasa malu. Oh ya, aku ingat buku kimia aku masih di dia, tolong di simpan baik-baik ya.

Selamat tinggal.

Senin, 21 Juli 2014

bangun pabos !

Selamat sore pabos! :')
Hari ini aku dengar kamu masuk rumah sakit.. Aku bilang juga apa, jaga kesehatan!! Jangan cuman pikirin modul anatomi, tugas, presentasi di kerjain sampe dini hari. Aku ga nyalahin tugas-tugas kamu, tapi aku nyalahin kamu yg ga pernah peduliin kesehatan sendiri.! :'((
Kamu tuh kuliah di jurusan kesehatan, tapi kamu ga bisa ngurus kesehatan kamu sendiri ,gimana bisa kamu ngurus ribuan orang sakit di luar sana..

Begitu aku tau kamu di rs.borromeus aku dan sahabat kamu ka dian langsung ke sana sekitar jam 3. Khawatir banget. Tadi malem kita masih tlp"an, masih mention"an.. Dan tadi pagi jam 10 mamah kamu bilang kamu sempet ga sadar!! Gimana bisa aku tenang...
Aku masuk ke ruangan kamu, carolus 3 no.3301..

Ka dian ngobrol sama mamah kamu, dan memutuskan untuk cari makan ,karna dari pagi mamahmu belum makan. Aku di ajak makan siang, tapi Aku bilang aku udah kenyang! (Kenyang air mata)
Setelah mereka keluar, ruangan terasa sangat sepi pabos, aku ga kuat liat kamu kaya gini!!
Bangunnnnn pabos bangunnnn...

Sekarang kita cuman berdua di sini!! Kamu bangun pabos!! Bangun untuk aku!!
Aku duduk di samping tempat tidur kamu, aku pegang tangan kamu ,dingin! Ini bukan tangan kamu pabos, tangan pabos aku hangat ga sedingin ini..
Air mata aku netes lagi, entah ini tetesan keberapa!!! BANGUN pabos :'((
Aku nyalain tv supaya kamu bangun!! Supaya kamu keganggu sama suaranya tapi kamu kenapa tetep tidur??!!!

Di ruangan ini dingin sayang, kamu cuman sendirian. Enakan di rumah kamu, ada mamah ada papah ada abel ada bi nira.. Di sini ga enak sayang ,,bangunnnnn!!! :'((
kemarin aku baru denger suara kamu, sekarang udah seharian kamu tidur.. Kamu ga capek tidur terus kayak gini.. Bangun pabos!!! Kamu itu calon dokter, kamu tau kan cara-cara untuk sembuh! Pakai semua teori yg selama ini kamu pelajari... Aku mohon jangan diem aja kaya gini.. Aku mohon..

Aku belum pernah liat kamu sepucet ini pabos!
Liat orang sekuat kamu harus terbaring lemah di atas bed, di infus, dan di kasih oksigen. Jari tengah kamu di jepit pakai semacam alat yg tersambung dengan monitor jantung di samping bed mu.. Sampai drop begini!!!!

Aku bisa apa sekarang? Memegang tanganmu dan menulis post untuk kamu supaya mungkin kamu baca!
Betapa sakitnya melihat orang yg kita sayang terbaring lemah dengan berbagai macam alat di tubuhnya..
Kamu kuat pabos! Bangun yah aku mohon! Jangan buat aku berfikir yg tidak"..

Tuhan tidak jahat kan pabos? Tidak tidak.. Tuhan baik.. Dia selalu punya rencana yg terbaik.

Tapi kenapa harus kamu yg ada di bed pasien saat ini pabos? Kenapa harus kamu yg tak sadar?

Pabos? Kan aku yg sakit.. Kenapa kamu yg gk sadar ??!!!! Harusnya aku yg ada di bed kamu sekarang..

Disini, di samping bed yg kamu tiduri, sampai kata-kata ini ditulis. Aku masih menunggu kamu kembali tersenyum untuk aku pabos, atau untuk sekedar membuka mata.
Senyum dan sorot mata yg selalu memberi aku kekuatan saat tak ada lagi kekuatan untuk menjalani hidup.

Pabos,...
Jangan buat aku semakin mengutuki tahun ini...! Aku benci tahun ini, aku tidak lulus masuk universitas negri! Tiganku meninggal! Temanku meninggal ! Kakaku meninggal ! Kamu koma sekarang! Apalagi??!!!! apalagi!!

Seakan tahun ini tahun penderitaan untuk aku, bangun pabos.. Yakinkan aku bahwa hariku kedepan akan lebih baik, jangan biarkan aku terus mengutuki hidupku, dan membuat aku semakin tidak bersyukur dan tidak mempunyai semangat hidup!

kumohon bangun..

Kamis, 03 Juli 2014

ini akhir


Ini akhir dari semua perjuangan aku mencintaimu..

Ini akhir dimana air mata tak mampu menjelaskan semua rasa kecewaku..
ini akhir dimana kata ‘sayang’ tak pernah kau gubris..
ini akhir dimana aku yg memutuskan dan aku yang sakit..
Pria itu benar-benar tidak bisa di baca tingkahnya..
dia menjanjikan semua keindahan dunia tapi ujung-ujungnya malah kesakitan yg didapat..

Kamu mencintaiku bukankah begitu sayang? Lalu mengapa semua tingkah lakumu selama ini tidak menunjukan bahwa kamu mencintaiku?

Di awal kedekatan kita kamu benar-benar peduli, benar-benar memperlakukan aku sebagai wanita yang spesial. Tapi seiring berjalannya waktu kamu malah semakin cuek sayang..
dan berkata bahwa kamu masih mencintai aku?

Apakah arti mencintai dalam kamusmu, adalah ketika seorang pria jarang memberi kabar pada pacarnya, tetapi masih sempat update status di media sosial.?
apakah ketika seorang pria, lebih sering membicarakan wanita lain di bandingkan pacarnya kepada teman-temannya?
apakah ketika seorang pria, lebih memilih berbicara dengan wanita lain di bandingkan pacarnya?
apakah ketika seorang pria sempat-sempatnya menyukai orang lain ketika dia sudah punya pacar?
JAWAB SAYANG! Apakah itu arti mencintai bagi kamu?

Aku lelah dengan semua itu, semua perlakuanmu itu..
apakah salah jika aku memilih menyerah?

Sayang, wanita senang di beri kabar. Sesibuk apapun kamu, sempatkan untuk sekedar mengirim pesan singkat.
Sayang, wanita senang di beri perhatian. Setidaknya jangan pergi dan menghilang seharian, wanita perasaannya gampang resah.
Sayang, wanita senang di perlakukan spesial. Setidaknya jangan membuat dia merasa tidak berharga.
Sayang, wanita senang di jadikan yang utama. Setidaknya berusahalah setia sayang, jangan karna kamu menemukan wanita yang lebih baik. Lalu kamu meninggalkan yang utama.

Di balik semua rasa kecewa aku itu.. apa salah jika kuminta semua berakhir?
sayang, hanya aku wanita yang paling tahan berada selama ini di sampingmu..

Aku tuh punya pacar, tapi aku merasa sepi.
Aku seperti tidak punya kekasih sayang! Aku seperti wanita jomblo yg terikat pada sesuatu yang bernama 
kesetian, sehingga tidak bisa mencari pria lain.
Lalu kamu? Mungkin sudah menjalin pendekatan dengan wanita lain.

Aku selalu berusaha setia, tapi kamu selalu menganggap aku main-main..
aku tidak pernah main-main dengan kata-kata aku..

Dengan gampangnya kamu malah menuduh aku berselingkuh?
sayang, dimana rasa percaya kamu padaku?
kamu pernah buka handphone ku? lalu? Apa kamu menemukan aku berselingkuh dengan pria lain?

Bodohnya lagi, kamu berkata bahwa aku berselingkuh dengan teman sekelasku sendiri!
sayang, aku tahu pria yang kau tuduh selingkuhanku itu pria paling tampan di sekolah, paling pintar di sekolah, dan jadi pria yang menjadi idola di sekolah..
jika aku benar-benar selingkuh dengannya? Ya pastilah akan ku tinggalkan kamu untuk dia?

Tapi kamu liat apa kenyataanya? Aku bertahan buat kamu, dan kamu malah nuduh aku selingkuh. Tolol sekali.

Kamu maki-maki aku, kamu bilang aku wanita murahan blabla blabla..
lalu di akhir kamu bilang kamu sayang sama aku!

Hih..
kalau sayang itu kamu percaya sama aku.
kalau kamu sayang sama aku, kamu ga mungkin maki-maki sampai bilang aku cewek murahan.

Sekarang kita sudah berakhir..
Dan sekarang kamu sudah mendekati wanita yang dulu menjadi primadona mu..

Lalu aku? Wanita yang kau tuduh berselingkuh….
Masih sendiri…………dan meratapi kenangan kita yang mengganggu pikiranku setiap harinya..

Ku kembalikan semua barang-barang pemberianmu, aku tidak ingin ada satupun barang yang mengingatkan aku sama kamu..

Semua terasa menyakitkan sekarang..
melihatmu bersama wanita itu…dan aku hanya bisa diam dengan perasaan kecewa sekaligus marah yang berkecamuk di hatiku..

Tapi ketika perasaan kecewa muncul disaat kamu bersama wanita itu, aku hanya bisa mengingat kata-kata dari mang batagor depan sekolah kita “UNTUK CEMBURU PUN AKU TAK BERHAK”

Ya udahlah.. aku mau aku ngomong sepanjang apapun kamu tidak akan pernah mengerti. Toh kamu hanya seonggok daging bernama yang tak berperasaan.

Selamat tinggal…

Aku menyesal memberimu kesempatan

Ehm. Ku dengar kau sudah mempunyai kekasih yang baru, apa itu benar?
ku dengar kekasih baru mu itu, adik kelas kita? Wanita yg sempat membuat hubungan kita berakhir.

Benar kan, ternyata kamu memang ada rasa dengan wanita itu. Kenapa harus dia? Dia bukan yg terbaik untukmu sayang. Dia terlalu rendah untuk di sandingkan dengan pria seperti kamu.
Semua pria memang sama. Dahulu ketika aku lagi cinta-cintanya sama kamu lalu dia wanita itu mendekatimu, dan perlahan kamu mulai menjauhi aku tanpa kamu pernah pikirkan apa perasaan aku.

Ketika itu sayang, aku masih sangat menyayangimu. Sangat-sangat menyayangimu. Kalau aku tidak menyayangimu untuk apa aku mau kembali menjalin cinta denganmu, padahal sebelumnya pernah gagal. Ini kali kedua aku memberimu kesempatan, memberi kita kesempatan untuk saling mencintai, dan saling setia.. tapi mungkin aku salah telah memberimu kesempatan kedua sayang, ini sama saja aku memberikan hatiku yg sudah remuk untuk semakin kau remukkan kembali.

Dengar kan aku!
apa perasaan seorang wanita ketika mendengar pacarnya mengatakan “sayang, aku akan pergi menjemput *****(wanita yg sekarang pacarmu), di pombensin. Kasian dia sendirian di sana.”
aku tidak masalah sayang, aku tidak akan berfikir yg macam-macam, aku pasti akan sangat mendukungmu karna kasian sekali jika seorang meminta bantuan dan kita tidak memberikan bantuan. Tapi kamu mengatakan itu pukul 4 dini hari !!! sayang… wanita macam apa yg minta di jemput sama pacar orang pada pukul 4 dini hari..! dia bukan adikmu, bukan juga ibumu, bukan keluargamu, bukan PACARMU.. lalu? Menurutmu, apa yg bisa membuat hatiku tenang ketika kamu memilih menjemput wanita itu di pom bensi pukul 4 dini hari!

Tapi aku mencoba bertahan saat itu, aku mencoba berfikir bahwa mungkin memang keadaannya sangat darurat saat itu..
belum sempat aku menyembuhkan hatiku yg luka, aku mendengar kamu menginap di rumah teman-teman mu.. dan parahnya aku mendengar wanita itu juga ikut menginap disana! Dan dia satu-satunya wanita yg bersama kamu saat itu..

Sayang! Apalagi ini? Kamu tau apa yg aku pikirkan?
dia wanita macam apa? Menginap dirumah orang yang isinya cowok semua? Dia tidak punya rumah? Ku pikir dia bukan seorang gelandangan yg tidak punya rumah sayang. Lalu apa yg sudah kalian lakukan semalaman?

Setiap aku minta penjelasan ke kamu siapa wanita itu? Kamu selalu menjawab hanya teman..
Aku sudah muak dengan semua sandiwara kamu.. aku memutuskan untuk pergi, dan mengakhiri semuanya..

Lalu ketika ada pria lain yg selalu menghapus air mata aku, apa salah jika aku mempercayakan pria yg jelas-jelas selalu ada untuk aku untuk menjaga hatiku yg sudah hancur karena mu?
Sungguh aku kecewa sama kamu..

Aku mencoba melupakan kamu, dan mencoba setia dan berusaha memberikan hatiku pada pria ini..
hah dia jelas-jelas lebih segala—galanya dari pada kamu!
Dia tampan, dia baik, dia setia, dia selalu ada di saat aku butuh dia, dia selalu menjaga perasaan aku. Dia calon dokter, dan dia lebih segala-galanya di bandingkan kamu.kamu Yang berulangkali menghancurkan hati dan kepercayaan aku, kamu yang dengan gampangnya mengucap maaf dan kembali mengulangi kesalahan..

Beberapa hari kemarin kamu kembali menghubungi aku. Kamu berkata kalau kamu masih sangat menyayangi aku.. aku senang ternyata kamu lebih memilih aku dari pada wanita itu.
lalu kamu berkata :” aku masih sayang sama kamu, aku sayang sama kamu. Aku ga pernah ada perasaan apapun sama dia. Kamu masih inget janji aku kan? Aku hanya ingin nikah sama kamu”

Saat itu, ketika kata-kata itu terucap dari mulut kamu. Seolah-olah aku luluh lagi sayang.
aku kembali mencintaimu, seolah-olah rasa yg menyakitkan dulu telah hilang. Seolah-olah rasa sakit hatiku padamu seolah hilang dan aku kembali pada perasaan semula, bahwa aku mencintaimu,,
Aku memutuskan hubunganku sama dia, berharap aku dan kamu bisa kembali menjadi kita..

Kini hubungan aku dengan dia, calon dokter itu sudah rusak sayang. Dia selalu menghubungiku mengapa aku pergi meninggalkan dia begitu saja. Aku tidak pernah mengatakan yg sebenarnya kepada dia bahwa aku masih sangat mengharapkan kamu, mengharapkan kamu kembali kepelukkan aku. Sekarang aku dan dia sudah tidak lagi ada hubungan, kami benar-benar hilang kontak. Dia marah besar padaku, karna keputusanku untuk meninggalkan dia tanpa dia tahu alasannnya.
Itu semua aku lakukan karna aku masih sayang sama kamu.

Tapi…………..
Lagi-lagi aku mengambil keputusan yg salah.. dan aku menyesal..
Beberapa hari kemudian, kamu jadian sama wanita penyebab hancurnya hubungan kita dulu!

Hei sayang, beberapa hari yg lalu kamu mengatakan bahwa kamu mencintaiku? Lalu mengapa kamu jadian sama dia?

Sayang… aku sudah meninggalkan calon dokter itu! Demi kita! Ku harap kita akan kembali dan memulai semua dari awal! Tapi mengapa begini jadinya!
Sekarang.. sampai kata-kata ini di tulis.. hanya air mata yg dapat mengerti.. ketika semuanya berubah.. ketika penyesalan kembali menghantui hidupku..

Aku kehilangan kamu…
 dan aku kehilangan dia…

Aku salah…dan aku menyesal..
pernah memberikan banyak kesempatan untuk pria yang tidak berperasaan yang hanya manis di mulut sepertimu..

Aku menyesal meninggalkan dia, pria yg selalu ada untuk aku.. pria terbaik yang pernah aku kenal dan sekarang pergi karna aku ,wanita tolol yang memintanya untuk pergi demi kamu!

Tapi………..sebagaimanapun aku menyesal…….
tak bisa ku pungkiri kalau aku masih sangat menyayangimu..

Walau kau telah menyakiti aku berulang-ulang, walau kamu sudah bersama wanita lain..
wanita yg pernah beberapa kali serumah denganmu..
yang memintamu menjemputnya pukul 4 dini hari..
yang pernah menginap bersamaa kamu..

Dia bukan wanita baik-baik sayang..
maaf aku engga pernah bisa jadi seperti dia.. kelakuannya terlalu murahan sayang..
aku tidak mungkin semurahan itu..

Maaf.
Tapi kalau kamu mau mencari wanita yang mencintaimu tulus dan apa adanya, kembalilah padaku.

Tapi jika kamu mau mencari wanita yang bisa kamu sentuh kapan saja, maaf.. carilah wanita lain..

Selamat tinggal sayang..
Dari:

Aku yang masih menyayangimu..

Rabu, 25 Juni 2014

kita berbeda


Tadi aku melewati rumah ibadah kaka.
terlihat segerombol orang-orang baru saja selesai dengan ibadah mereka, aku berjalan melewati mereka.
aku melihat ke dalam rumah ibadahmu, terlihat ada beberapa orang di dalam sana dan masih dalam keadaan sujud menyembah, di bawah kubah masjid.

Seketika pikiranku langsung tertuju padamu, bagaimana shalat mu? Kamu tidak lupa kan?
Aku berjalan, melewati rumah ibadahmu..

Lalu aku sampai pada rumah ibadahku. Saat itu umat belum banyak berkumpul. Aku melihat salib Tuhan ku terpajang kokoh di hadapanku.
aku bersujud di hadapannya, ku tutup kedua mataku. Dan aku melipat kedua tanganku.

Tanpa sengaja, air mataku jatuh ketika ku sebut nama kamu dalam setiap lantunan doa-doaku.
air mata ini terus mengalir deras, ketika aku teringat bahwa ternyata kita memang berbeda.

Aku dan kamu.. kita berbeda..

Kamu dengan tasbihmu dan aku dengan rosarioku..
kamu dengan alquran mu dan aku dengan alkitabku..

Sekarang perbedaan pada kita benar-benar terasa. Aku selalu menangis mengingat tentang ini.
kita saling mencintai, kita saling menyayangi.
tapi kita harus mengakhiri segalanya.. karna memang kita berbeda..
aku menghargai orang tua ku yang telah mengajarkan aku tentang katholik dari lahir.
dan aku juga menghargai orang tua mu yang telah mengajarkan kamu tentang muslim dari lahir.

Sudahlah.. mungkin memang kita harus berakhir..

Ku yakin kamu akan mendapatkan dia yang seiman dengan mu.. begitu juga aku..

Memang ini tidak mudah.! Kamu pikir aku mudah menerima segalanya..  menerima kalau kita harus berpisah karna masalah iman..


Lalu sekarang aku bisa apa? Selain menyerah pada takdir..
kita sudah berada pada jalan buntu sayang. Lalu apa yang harus kita lakukan? Selain berbalik arah lalu kembali pada jalan masing-masing. 

Minggu, 15 Juni 2014

pos dini hari

Tadi ketemu sama dia (lagi) pas aku mau berdoa di rumah Tuhan.

Sebenarnya hari ini kita ga janjian untuk pergi ke gereja bareng. Apalagi semenjak dia dengan wanita itu. 

Semakin hari semakin ngerasa aja dia kaya ngejauh dari aku.

Suatu kali dia sempat mengirim sebuah bbm ‘deb? Aku ada salah sama kamu atau gimana?’..
ya aku bales ajah “harusnya aku yang nanya, aku salah apa sama kamu?’
dan dia bales ‘kamu tuh ga ada salah apa-apa sama aku’

Dia bodoh! Dia pikir aku percaya. Semenjak dia dengan wanita itu dia jadi suka berbohong. Entahlah, mungkin berbohong menjadi hoby barunya sekarang.

Di depan aku dia bilang kalau aku ga salah apa-apa. Tapi dia berkata kepada ‘wanita lain’ kalau aku sering kali merepotkannya. Sering kali membuatnya BT.

Aku bingung kenapa dia ga pernah mau ngaku kalau dia selalu di repotkan oleh aku?

Aku ngejauh bukan karna aku ga suka liat dia sama wanita itu, tapi aku tau diri ajah.
masa aku terus menerus merepotkan dia seumur hidupku.

Lagian kalau memang aku selalu merepotkannya, kenapa dia selalu berusaha membuat hubungan kita kembali membaik seperti dulu? Bukankah hidup aku ga penting buat dia? Bukankah aku ini hanya merepotkan dia saja!

Ah pria! Aneh..

Tadi dia datang lebih dulu dari pada aku, dia duduk bersama 3 teman pria dan satu teman wanita.
ketika aku datang sungguh aku sama sekali tidak melihatnya.
sampai temanku menghampiriku dan mengajakku untuk bergabung bersama dia dan teman-temanku yang lain.

Sebenarnya ada sedikit rasa canggung untuk duduk bersama dengan dia lagi. rasanya sudah muak aku mendengar semua ceritanya tentangku yang membuat aku memilih menjauh darinya sekarang.
Tapi aku menguatkan hatiku dan diriku untuk berjalan ke arah bangku mereka. Aku berusaha agar aku tetap kelihatan baik-baik saja di depan teman-temanku yang lain

Aku memilih berjalan menunduk, aku tidak ingin dia atau teman-temanku yang lain melihat bahwa mataku mulai berkaca-kaca.
Ketika aku sampai, aku melihat sekitar dan aku tidak menemukan dia duduk bersama teman-temanku yang lain. tapi tadiiiiiiiiii..
teman ku mengatakan dia ada di sini. Hatiku sedikit lega, walau emang sakit sih dia menghindar.

Aku duduk di samping teman ku, dia seorang pria dan tiba-tiba dia bilang “si……… duduk di dalem gereja. Dia ga akan ke sini lagi kok.” Kata temanku itu lalu tersenyum.
“oh udah biasa. Menghindar setiap ada aku” kata aku dengan wajah datar tanpa ekspresi.
“loh kok mukanya langsung berubah? Kamu ada marah sama dia?” kata teman pria itu lagi
“engga. Dia kali yang marah sama aku, aku sih biasa aja” kata aku mulai BT
“bohong. Tadi dia cerita semua k aku. Lagian kamu ngapain ngehindar dari kita sih.?” Kata temanku
“siapa yang ngehindar? Dia kali yang ngehindar” kata aku lagi semakin bt

“tadi kita duduk di sini, kita liat kamu jalan. Terus aku manggil kamu eh kamu malah duduk di sana bukan nyamperin kita. Terus kata dia ‘udah di amah ga bakal ke sini jamin!’. Eh bener kamu ga nyamperin kita.nah di situ dia cerita semua, kalau kamu mulai ngejauhin dia gara-gara dia sama cewek itu sekarang. Jadi kamu cemburu? Hayoo ngaku……” kata temen aku panjang lebar

“sumpah tadi aku bener-bener ga liat kalian! Enggak bukan karna dia punya cewek kok. Tapi karna……….ga taulah, mungkin dia marah sama aku karna sesuatu, ya aku tau diri aja, jadi aku yang pergi. Kasian dia, kalau aku tetep di deket dia. Eh ia Terus kenapa dia ga gabung sama kita??”

“nah itu deb, karna kamu milih duduk di sana dan ga gabung sama kita. Dia bilang ‘udahlah aku duduk di dalem aja, kasian si deby. Biar dia duduk di sini sama kalian.’ .. terus dia pergi dan kamu dateng. Mungkin, salah paham lagi.”
“ah. Bukan salah paham. Emang dianya aja yg mau menghindar tapi sok-sokan berkorban.” Kata aku
“tuh kan,, pola pikir kamu yang salah deb.”
Ya itulah kejadian tadi, yang sempet bikin aku ga konsen ngikutin ibadat tadi.

Rasanya tuh pingin nangis bangetttttt tadi tuh, da aku mah apa atuh, serba salah wae..
Jadi sebenernya ini siapa yang salah?! Aku atau dia, sampe kita jadi jauh gini.. ya pasti menurut kalian aku! Ia aku kan!! Da kan aku yang selalu salah.

Dan sekali lagi aku ngejauh sama dia bukan karna ada cewek lain!
Tapi karna seorang cewek telah berkata “deb, dia tuh bilang selalu di repotin sama kamu” ,NAH!
Terus kalau udah di bilang kayak gitu, aku masih punya muka gitu untuk deket sama dia. ENGGA!


Ya udahlah whatever……………………..

Kamis, 22 Mei 2014

TITIK !

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

“ jelaskan padaku!! apa yang harus ku perbuat sekarang? Berhenti mencintaimu? Dan kau dengan bodohnya memintaku kembali bersama wanita itu! Untuk apa?! Bukankah itu malah akan menyakitimu! Ha! Permintaan semacam apa itu?!! APA!!  Jangan ubah sikap dan perlakuanmu menjadi bodoh dan tak berdasar pada logika gini dong. “ ucap seseorang

“kembali bersama wanita itu ku mohon! kau mau kena karma sepanjang hidupmu! Jika tidak, kembali pada wanita itu.jangan pedulikan aku! Dan bisakah kau tulis besar-besar di otakmu itu bahwa kita hanya TEMAN! HANYA TEMAN!” ucap wanita dengan air mata yang terus mengalir
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.

mereka sudah berakhir

Matahari pagi kembali. Bersinar cerah, dan hari baru pun di mulai…………

Air mata semalam memang sudah mengering, namun masih tersisa kesedihan dan kegalauan hati yang tampak dari kelopak mata yang memerah dan membengkak akibat tangisan semalam.

Setelah berusaha keras untuk memejamkan mata untuk terlelap tidur, tepat pukul 1 dini hari dia baru dapat tertidur. Setelah lelah menangis, dan memikirka bahwa kisahnya tak sebahagia tayangan FTV ataupun dongeng-dongeng yang selalu berakhir happy ending.

Dia tahu betul dan dia sadar, hidupnya memang bukan FTV ataupun suatu karangan imajinasi manusia dengan tujuan menghibur. Hidupnya bukan juga rangkaian kalimat dalam sebuah novel yang di tulis oleh pengarang kelas dunia yang ceritanya akan berakhir bahagia.
Ini lah hidup dia! Seorang wanita biasa, yang selalu punya harapan bahwa kisahnya akan berakhir bahagia seperti dalam setiap kisah yang tayang dalam FTV.

Di pagi yang cerah ini. Dia kembali melamunkan kisahnya yang semalam berhasil membuat air matanya tumpah ruah semalam.
langit biru yang selalu berkapas putih, langit favorite-nya di pagi hari. Kini tak lagi terlihat indah. Di matanya pagi ini langit biru berkapas itu tak lagi berwarna, semua terlihat abu-abu.

Pikirannya melambung ke 2 hari sebelumnya, ketika 2 insan berpelukan. Itu bukan pelukkan bahagia baginya, tapi itu adalah pelukan terakhir. Pelukan kesedihan, pelukan perpisahan , yang membuat air matanya kembali menetes ketika mengingatnya. mereka berjanji untuk saling menatap sebagai sepasang kekasih untuk terakhir kali . kata-kata sayang yang selalu melantun dari setiap komunikasi mereka nampaknya harus segera diganti.

Siang ini. Di tengah teriknya udara kota bandung, dan padatnya jalanan kota. Dia berjalan entah kemana, kakinya bergerak begitu saja. Otak, dan hatinya tak lagi sejalan. Rasanya ingin pergi tapi entah kemana. Rasanya ingin berlari tapi tak bisa.

Kini….
mereka bukan lagi sepasang kekasih, bukan lagi sepasang raga yang terikat menjadi satu jiwa. Mereka sudah berakhir.

selamat tanggal 20

hai..
masih ingat denganku?

Selamat hari selasa.. bagaimana harimu? Apakah menyenangkan? Kuharap begitu~

Oia, selamat tanggal 20 yang ke 9.
Itu masih menjadi  hari spesial bagiku.. kau pasti ingat tanggal itu. Tentu kau masih ingat, tapi aku tak yakin kau masih menjadikan itu sebagai tanggal yang spesial. :’)
9 bulan yang lalu awal dari semua rangkaian cerita kita di mulai. Mungkin kau sudah tak peduli, tapi aku masih sangat peduli. Mungkin kau sudah lupa, tapi aku masih sangat mengingat seluruh kenangan yang pernah kita lalui.

Bagaimana mungkin aku melupakan selurun kenangan bersamamu secepat itu. Setelah 9 bulan kita bersama, 9 bulan aku yang selalu ada bersamamu, dan 9 bulan aku yang selalu menemanimu, 7 dari 7 hari, 16 jam dari 24 jam , dan hampir seluruh waktuku 9 bulan ini aku habiskan bersamamu.

Dan aku harus menerima kenyataan bahwa, kau pria yang selama 9 bulan dekat denganku malah harus ku biarkan pergi, akibat pertengkaran yang sebelumnya kita alami. Dan sering membuat kita saling cemberut, tidak saling memberi kabar, dan saling gengsi untuk meminta maaf.
Beberapa hari kemarin.. ku kira hubungan kita sudah berakhir. Ku kira 9 bulan adalah waktu yang cukup. Cukup untuk menahan air mata, di setiap pertengkaran kita. Waktu yang cukup, untuk menahan cemburu ketika kamu bersama wanita lain. dan waktu yang cukup, untuk semua kesabaranku menghadapi keegoisan kamu.

Dan hari ini 20 mei 2014, aku merindukan sosokmu..
aku yang selama 9 bulan ini terbiasa mendengar suaramu, selama 9 bulan ini terbiasa mencium aroma wangi tubuhmu, 9 bulan ini terbiasa menggandeng tanganmu, 9 bulan ini terbiasa bbman sama kamu. Dan 9 bulan ini terbiasa ada di dekatmu.

Beberapa hari setelah kejadian itu, aku benar-benar kehilangan segalanya yang ada padamu.
tatapan mata mu yang tajam dan penuh ambisi, aroma bajumu, pegangan tanganmu, pelukkanmu, dan suaramu yang membuatku semakin merindukanmu..

Tapi, sekarang aku hanya bisa berdiam bersama bayangmu saja.
bayangmu yang selalu datang di kala sepi-nya malam, rintikan air hujan, dan semilir angin sore.
Selamat tinggal sayang..
aku benar-benar kehilangan sosokmu akhir-akhir ini.

Selasa, 20 Mei 2014

NYESEL


Bodoh ya.. aku terlalu bodoh untuk melepasmu begitu saja..
dan bodohnya lagi sekarang aku menyesalh karna telah melepasmu pergi. Nyesel banget rasanya.
apalagi ketika tadi aku ngestalk akun twitter kamu, kamu udah sama wanita lain. Dan kalian bermesraan di media sosial.

Aku cemburu? Tentu saja. :(

Bohong jika aku tidak cemburu. Bayangmu masih selalu berputar di pikiranku, bersama semua kenangan tentang kita. Aku menyesal, karna keputusanku yang memintam untuk pergi tanpa aku pikir panjang bahwa aku masih menyayangimu. Masalah waktu itu membuatku tidak dapat berfikir jernih.

Beberapa kali kamu memintaku kembali, tapi dengan akuhnya aku menolakmu dan memintamu untuk pergi. Dan sekarang aku menyesal, menyesalkan semua tingkahku yang teralu kenak-kanakan.
meminta seseorang yang ku sayangi pergi jauh dari hidupku.
Lalu sekarang aku bisa apa? Memintamu kembali. Itu tidak mungkin, kamu pasti mentertawaiku dan mengolok-ngolokku lalu berkata ‘ha selama ini kamu kemana, di saat aku cinta.? Kamu malah memintaku untuk pergi. Konyol sekali’ , mungkin kau akan berkata seperti itu.

Benar ya, karma itu ada. Sekarang aku tertampar dan terhempaskan oleh kenangan-kenangan kita dahulu, dan aku menyesal.

Saat ini, di saat semua sudah berubah, di saat kamu dan aku tidak lagi menjadi kita, di saat kamu sudah memiliki dia, aku kembali membuka memori tentang kita, aku suka membaca kembali diary yang dulu ku pakai untuk menulis semua hal yang kita lakukan bersama.
aku selalu mendengarkan voice note mu yang masih ku simpan di handphoneku, aku selalu melihat foto-foto kita sebelum tidur, aku selalu membaca pesan-pesan singkat kita ketika aku benar-benar merindukanmu, bahkan aku tidak pernah melupakan bekas pelukan terakhir mu.
aku terjebak dalam perasaan yang mengganggu hari-hariku dan hal yang selalu membuat pikiran dan fokusku terganggu. Rindu.

Melihatmu bermesraan bersama dia di media sosial, membuat aku merasakan sesuatu yang entah apa. rasa itu terkadang membuatku merasa sesak dan bahkan meneteskan air mata.
menyakitkan sekali ketika mengetahui bahwa kau dapat tersenyum lebar dan mengumbar kemesraan dengan wanita yang bukan aku.

Sekarang aku hanya bisa mengungkapkan perasaan menyesalku pada tulisan ini. Di saat air mata penyesalan yang ku punya mungkin sudah habis, dan ketika rasa rindu ku tak dapat ku ungkapkan padamu.

Selamat ya, karna kamu telah menemukan wanita lain. dan maafkan aku karna aku dengan lancangnya masih menyimpan rindu dengan pria yang dulu ada di hatiku dan kini telah bersama wanita lain.
salam untuk wanita itu ya, dan tolong katakana padanya, bahwa aku saat ini merindukanmu. Dia mungkin akan mengerti, kami wanita dan dia pasti tahu. Tidak mudah untuk melupakan seseorang yang pernah ada di hati.

Aku Turut bahagia.. :”(( Turut bahagia.. :’(


Dan maaf karna dahulu aku pernah menyia-nyiakanmu dan memintamu pergi dari hidupku. Aku sangat menyesalkan hal itu. Maaf~

Rabu, 14 Mei 2014

takut kehilangan dia

Bener kan. Aku tuh ga pernah bisa jauh lama-lama sama dia.
Entahlah, aku berusaha menjauhi dia tapi tetap saja ujung-ujungnya deket lagi.

Kaya hari ini, mood ku dari pagi kurang baik. Aku sudah sejak kemarin marahan sama dia.
sampai saat pertemuan kita hari ini aku sama sekali tidak menegurnya, aku selalu berusaha menghindarinya.

Hindari dia..

Belum lagi hari ini! Aku di buat naik tensi sama orang-orang, di buat nangis. Ah! Pokok’a mood aku hancur banget hari ini!!

Tapi beda ketika kita berpaspasan.
dia tau moodku sedang hancur. Hatiku hancur, dan pada saat itu aku terlihat menangis olehnya.

Dia menegurku ketika  aku berusaha menghindarinya (lagi).
saat itu, aku menatapnya. Aku memberikan sulas senyum untuknya. Aku menghampirinya.

Rasanya ingin sekali aku meluapkan segala kekesalanku, rasa cemasku, rasa cemburuku juga pada dia.
kami mendekat.dia memegang tanganku.

Lalu dia merangkulku dan kami berpelukan. Aku ungkapkan semua apa yang sedang aku rasakan.

Nyaman sekali berada dalam dekapannya saat itu. Aku menangis sejadi-jadinya di pelukannya. Dia tetap merangkulku dan mengusap lembut rambutku. Nyaman sekali.

Aku terus menangis, dia berusaha untuk menghibur.
tangisanku semakin menjadi ketika aku mengingat semua rasa sakit ketika dia bersama wanita lain. Tapi rasa sakit itu perlahan hilang ketika pelukannya menenangkan aku.

Dia tidak melepaskan pelukannya dari tubuh mungilku, dia terus berbicara sampai tangisanku pun berhenti. Dia terus mengusap rambutku.
Dia membiarkan air mataku membasahi bajunya. Dia membiarkan aku bersandar di dadanya untuk meluapkan semua air mata yang selama ini ku pendam.

Dia..
Sosok yang benar-benar selalu ku kagumi.
sebagaimanapun dia menyakitiku.

Dia tetap dia..

Pria yang selalu ada di saat aku sedih dan senang.
pria yang selalu marah jika aku menghindarinya.
pria yang ga pernah nyalahin aku walau aku salah sekalipun.
Pria yang selalu memelukku dengan pelukan yang mampu membuatku menangis sejadi-jadinya
pria yang selalu membuatku tersenyum walau seluruh dunia menjelek-jelekkanku
dan dia pria yang paling peduli terhadap cita-cita dan masa depanku.

Sumpah. Aku takut banget kehilangan dia.


Untuk ‘dia’ kalau baca post aku :
“kamu mau ga jadi masa depan aku?” :p hehehe v^^

Kamis, 24 April 2014

aku pergi.............

AKU SADAR, Aku telah jatuh terlalu dalam.
terlalu jauh aku mempunyai perasaan terhadapmu.
Aku salah, ya mungkin memang aku salah telah menempatkan hatiku padamu.
Aku salah, telah menganggap semua perlakuanmu sebagai sesuatu yang spesial.
Mungkin memang seharusnya sedari dulu aku menyadari, kalau memang kau tak bisa ku miliki seutuhnya.

Kamu masih mencintai dia? Bukankah begitu……?

Aku bodoh, selama ini aku berfikir bahwa aku telah bisa memilikimu seutuhnya. Ternyata di balik semua perlakuanmu yang berhasil membuatku terbang srtinggi ini kau masih mencintai dia! Wanita itu! Bahkan mungkin, kau tak bisa melupakannya hingga detik ini.

Kamu menganggapku pelarian? Oh hebat ya!
setelah habis-habisan aku menyayangimu, menganggapmu sebagi satu-satunya orang di hati ini. Tapi kamu dengan teganya membagi hati untuk dia.!

Apa yang ada di pikiranmu sayang?!!!!
oh ok maaf. Seharusnya aku tidak lagi memanggilmu dengan sebutan itu.
Sudah puas? Melihatku hancur?
ga nyangka ajah kamu setega itu.

Di mana hati kamu, dimana juga pikiran kamu.
saat kita sedang bersama. Tiba-tiba dia datang bergabung, dan seolah-olah seluruh perhatianmu kau berikan kepadanya.
hei! Di sini masih ada aku!

Kamu berhasil !
berhasil membuat hancur hati seorang wanita yang telah memberikan seluruh cintanya untukmu.

menapa kamu memilih dia kembali?!!
dia yang telah menjelek-jelekkanmu !
dia yang mempermalukanmu di depan banyak orang!
dia yang sudah menginjak-nginjak harga dirimu !
mengapa kau harus kembali bertekuk lutut di hadapannya?! Mengapa?!

Mungkin perlakuanmu, perhatianmu dan sayangmu yang selama ini untuk ku adalah palsu.
dan semata-mata agar kamu bisa melupakan dia, wanita itu kan!!!
dan kenyataannya, sebagaimanapun kamu berusaha mencintaiku, kamu tetap tak mampu melupakan sosok dia. Sehingga begitu dia kembali berdiri di hadapanmu seperti saat ini, seluruh cintamu untukku kau buang jauh-jauh, kau lupakan, dan kau kembali lagi mencintai wanita itu.

Pergilah………

Jangan memaksakan diri. Jika kau memang tidak bisa melupakannya, kembalilah bersamanya.
tinggalkan aku bersama dengan semua memori tentang kita.
kau pantas bahagia…….

Tak perlu cemaskan aku.
aku ikut bahagia, walau aku tau hatiku tidak dalam kondisi yang baik.
simpanlah semua kenangan tentang kita.
tetapi jika itu mengganggumu, kau boleh membuangnya dari ingatanmu.

Mungkin dia yang terbaik.
hanya dia yang bisa membuatmu tertawa selepas ini.
dan hanya dia yang membuatmu selalu kembali bertekuk lutut mengemis cinta, walau kau sudah disakiti berkali-kali.

Untuk apa aku mempertahankanmu, jika hatimu tidak pernah bisa mencintaiku sepenuhnyaa..

Aku mungkin butuh waktu sendirian.
jangan temui aku. Untuk beberapa waktu kedepan. Bukan aku tidak ingin bertemu lagi dengan mu, tapi mungkin saat ini masih terlalu menyakitkan untuk menatap wajahmu.

Aku butuh waktu, sendirian.
bukan untuk melupakanmu. Aku tidak mungkin secepat itu melupakan orang yang pernah menjadi seseorang spesial di hati ini. Tapi mungkin aku akan menyiapkan hatiku. Menenangkan pikiranku.
ketika waktunya sudah tiba, aku sudah siap, aku akan menemuimu juga akan menemui dia.
untuk mengucapkan secara langsung “selamat, dan aku turut bahagia”. Jangan paksa aku untuk melakukannya sekarang. Tetapi jika waktunya tepat aku akan melakukannya. Aku berjanji

Yang perlu kau tahu,
selama ini aku tulus sama kamu. Aku setiaa, demi Tuhan aku tidak pernah mempunyai niat untu selingkuh dengan lelaki manapun. Jika mungkin kau sering melihat aku bersama pria lain, kau pasti mengenal baik mereka. Mereka itu temanku, temanmu dan teman kita tidak pernah lebih dari itu.
selama ini aku selalu berusaha menjadi setia. Dalam setiap hubungan aku berusaha setia.
Demi Tuhan. Sedikitpun aku tidak pernah membohongimu, aku selalu berbicara jujur dalam setiap perkataanku.
dan demi Tuhan, aku selalu memikirkan apa yang akan aku katakna padamu dengan selalu menyaring setiap kata-kata yang mungkin akan menyakitimu. Aku ga pernah ada niat untuk nyakitin kamu dalam hal apapun.
aku menghargai setiap keputusan kamu. Aku selalu peraya setiap kata-kata yang keluar dari mulut kamu.

Tapi aku hanya manusia biasa. Sebagaimanapun sesempurna apapun segala hal yang aku buat pasti ada yang kamu ga suka, mungkin juga ada yang nyakitin kamu.
aku minta maaf.
aku minta maaf kalau mungkin ada yang salah dalam diri aku dan itu udah nyakitin kamu.
aku hanya berusaha ngasih yang terbaik untuk kamu. Bahkan bukan hanya kamu, tapi untuk orang lain aku juga melakukan hal yang sama.

Mungkin kau bertanya apa perasaanku saat ini. Aku kecewa_aku marah.

Kamu pernah bilang kan kalau aku tuh  bukan robot jadi aku pantes untuk marah.
jangan kawatir, aku tidak akan menyimpan dendam sama kamu dan dia.
apalagi kamu. Kamu taukan aku ga pernah bisa marah lama-lama sama kamu.

Mungkin ini aja yang mau di omongin.
aku yang mundur.

Tak perlu cemaskan aku…
kau pantas bahagia bersamanya.
bersama dia.!


Aku pergi………………………………………………..

Rabu, 26 Maret 2014

jangan sebut dia 'cowo PHP'

Apaa sih lu teh! Bilang dia PHP?!!

Aduh mba mba.. plis deh ya kalau mau ngatain cowo PHP, coba intropeksi diri dulu deh..

Siapa juga yang mau PHP-in lu..
lu-nya aja kali yang GR. Hahaha..

Gini deh mba..
mungkin lu tuh jarang banget di perhatiin sama cowo. Jarang deket sama cowo.
nah begitu cowo ini deketin lu, lu ngerasa kalau dia tuh perhatian BANGET sama lu,
nah dari semua perhatian-perhatian yang sebenernya WAJAR itu.
lu menarik kesimpulan kalau cowo itu SUKA atau ummh punya PERASAAN LEBIH buat lu.

Dan ketika cowo itu nembak atau lagi deket sama cewe lain, atau ketika dia ngejauh dari lu.
dan gara-gara itu lu ngaggep dia cowo PHP..
lu tuh keterlaluan..
dia ga salah, tapi lu selalu nyalahin dia dan bilang kalau dia itu cowo PHP.!
lu pikir ga sakit hati di bilang cowo PHP. Lu pikir kalau cowo di panggil ‘cowo PHP’ ga bakal marah.

Sekarang, coba lu flashback ke belakang deh mba..

Semua perlakuan dia buat lu itu ga spesial, sama sekali ga spesial..
wajar cowo ngasih perhatian kok, tapi itu bukan berarti dia suka.
dia curhat semua ke lu itu bukan karna dia suka, tapi karna dia percaya lu bisa jaga rahasia dia.
dia ngajak lu nonton? Wajar.

 Dia juga ngajak gue nonton, dia ngajak cewe-cewe lain juga. Itu biasa aja.
dia nanyain ‘udah makan belum?’ atau ‘kok ga tidur udh malem loh’ itu ga ada spesial-spesialnya, dia nanya gitu karna sebelumnya lu nanya duluan ke dia..
dia cowo yang baik, ga mungkin setelah lu nanya ke dia ‘udah makan belum?’ terus dia jawab ‘udh’ dan langsung di end chat.dia ga setega itulah sama cewe, wajar kok dia basa-basi ke semua cewe.

Terus dia minjemin jaket ke lu,terus minjemin jaket hujan dan lu kira dia suka sama lu dan lu nganggep perlakuan dia ke lu itu seperti FTV di kehidupan nyata bla bla bla.. lu kira, cowo sebaik dia tega liat cewe kedinginan dan kehujanan, sedangkan dia anget-angetan dengan jaket dan jas hujannya. Hanya cowo banci yang ngelakuin itu mba.

Apa lagi?!!!
oh. Suatu kali dia nganterin lu pulang dan lagi lagi lu ngira dia suka sama lu?! Gitu?! Bodoh. Gue kasih tau ya, dia anaknya ga tegaan. Saat itu kondisinya udah malem, dan coba lu pikir emang dia tega liat cewe pulang sendiri sedangkan dia bawa motor dan kondisinya dia lagi ga bonceng siapa-siapa.

Maaf nih mba sekali lagi..
jangan pernah nyebut dia PHP lagi ya..
kata-kata lu tuh bukan hanya nyakitin dia, tapi ngimbas ke relationship dia tau ga?!!

Bisa ngerti ga??!

gini deh..

Misalnya, lu punya pacar. Nah pacar itu dibilang sama cewe lain ‘cowo PHP’ di depan muka lu.
dan apa perasaan lu saat itu? Kalau lu ngerasa biasa aja, berarti lu emang ga punya hati, ga punya perasaan.
Dan pasti lu mikir aneh-aneh tentang cowo lu ini. Lu pasti mikir cowo lu pernah PHP-in cewe, berarti dia tega nyakitin hati cewe. Lu pasti bakal mikir juga kalau lu bakal jadi korban selanjutnya.

Dan misalkan lu ada di pihak cowo ini.
lu seorang cowo dan ada cewe bilang kalau lu ‘cowo PHP’, sedangkan lu selama ini emang ga suka sama cewe itu. Dan lu ngerasa emang ga pernah ngasih sesuatu yang spesial ke cewe itu tapi lu tiba-tiba di bilang PHP, dan lu sering di bilang ‘cowo PHP’ di depan temen-temen lu, dan lu pasti mikir dimana harga diri lu saat itu? Dimana rasa tanggung jawab lu? Dan lu pasti mikir gimana perasaan pacar lu? Bisa jadi pacar lu bakal mikir dia akan mutusin lu karna lu cowo PHP yang suka nyakitin hati cewe. Di mana harga diri lu di depan pacar lu itu?. Gitu

Sekarang udah ngerti mba? Bagus!

jadi sekarang berhenti nyebut cowo itu dengan sebutan ‘cowo PHP’.
dan coba sekarang intropeksi diri dulu aja sebelum ngatain orang,

cowo ini ga pernah PHP, tapi lu aja yang terlalu GR. Dan menggap semua perlakuan dia buat lu itu sebagi suatu yang spesial!

Dan satu lagi ya mba, berhenti jadi perusak hubungan orang :)

Selasa, 25 Maret 2014

"yakin sama aku? ga niat cari cewe yg sehat aja?"

Awal cek up lagi, dapet obat cuman SATU..
cek up ke dua dokter bilangnya baik, tapi obat nambah SATU,,
cek up ke tiga dokter juga bilang yang sama bagus kok, tapi obat langsung nambah DUA.
cek up ke empat dokter bener-bener bilang baik, jadi obatnya tetep EMPAT.
dan cek up yang terakhir dokter dengan manisnya tetep bilang yang sama, kondisi bagus. Tapi pulangnya obat nambah lagi SATU.. !!!

MAKSUDNYA APA COBA?

Perlu berapa macam dan berapa banyak obat lagi yang harus aku minum dok??!! Kudu sebanyak apa lagi??!!

Apa enaknya coba dalam sehari ada 5 macam obat yang harus di minum 3 kali..

Dulu ga pernah sampe separah ini.
cape banget asli harus tergantungan terus sama obat.

Dokter itu bener-bener tukang harkos kayanya.!
bilangnya kondisi aku udah membaik, selalu bilang gitu setiap cek up. Tapi obat nambah terus, sampe kenyang liatnya juga.

Sekarang kalau aku pecicilan tetep aja suka kambuh sakitnya. Terus apa fungsinya kelima obat itu??!!

Mulai ngerasa ga ada gunanya juga ke dokter. Cuman ngabis-ngabisin uang aja. Tapi dari dulu ga sembuh-sembuh heran..

Kalau ga inget orang-orang yang masih berjuang buat kesembuhan aku.. aku mah udah pasrah kayanya mau 

Tuhan cabut nyawa aku kapan juga.
sekarang mah mungkin harus lebih banyak doa.. ya kalau kata si ito mah ‘doa merubah segalanya’
jadi kudu semangat buat orang-orang yang udah berjuang demi aku.
walau tetep kudu minum obat sebanyak itu, mungkin selamanya~

Makasih udah tetep dukung, tetep doain aku. Ya walaupun hasilnya ajah begini.
mungkin Tuhan punya rencana.

hei cowo ganteng  calon dokter :p
kamu liat kan, sekarang kondisi aku gimana. Hahaha.. masih tetep mau sama aku?? Ga berniat cari cewe yang sehat aja? Yakin?
walau nanti kalau misalkan udah nikah  kamu bakal menghabiskan setengah pengahasilanmu untuk pengobatanku. Yakin ga keberatan? Ga mau nyerah aja?
biayanya ga murah loh.. aku takut kamu nyesel..

Calon dokter, aku tau mungkin  aku bakal sering ngerepotin kamu. Jangankan nanti, sekarang ajah aku sering banget nyusahin kamu. Hehehe
tapi aku harap, kamu tetep jadi cowo yang akan selalu ada di samping aku baik suka maupun duka.
tapi jika kamu keberatan aku selalu merepotkanmu, ku harap kamu mundur sekarang.. SEKARANG.

Jangan buat aku benar-benar mencintaimu  jika kamu sulit menerima ketidak sempurnaanku ini.

Hei calon dokter, jadi dokter yang bener ya. Belajar dari sekarang dengan serius.
kamu harus nolong orang-orang kaya aku! Demi Tuhan ga enak banget sakit kaya gini..

Kecapean sedikit aja sakitnya luar biasa.. jika aku masih ada di dunia, segera sembuhkan aku ya calon dokter. Aku benar-benar ingin hidup lebih lama bersama orang sepertimu..

Umur orang kan ga ada yang tahu.
jika hari kematianku tiba, dan aku yang lebih dulu pergi meninggalkanmu.

Ketahuilah sesuatu, aku tidak pernah menyesal pernah berkenalan dengan orang sepertimu..
aku selalu menjadikanmu orang yang paling istimewa sampai kapanpun..
dan terima kasih atas semua memori indah yang pernah kamu berikan, sungguh semuanya berkesan.
setiap kita pergi bersama, atau segala hal yang membuatku bahagia aku selalu mencatatnya di memo handphone ku. sampai detik ini.. entahlah, aku tidak ingin melewatkan dan melupakan segala hal yang pernah kita lalui bersama.

Udah ah ceritanya,.. mau lanjut tidur, sekarang harus banyak istirahat nih, ga boleh sering cape. Harus jaga kondisi, 20 hari lagi UN!

Oh ya calon dokter, tadi aku di tegur bu ine gara-gara sering ga masuk, hahahaha
bu ine ga tau kalau aku sakit ini.. aku ga mau guru-guru tau, ngapain juga lah ya lagian mereka sekedar ingin tahu bukan benar-benar peduli.. jadi tadi aku bilang aja, aku demam. Hahahaha
udah ah segini aja ceritanya. doain aku cepet sembuh ya, dan ga nambah obat lagi. amin.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Minggu, 16 Maret 2014

ini pertama kalinya kita bertengkar hebat :(

to : calon dokter

sumpah ya, ini pertama kalinya kita bertengkar hebat.
hanya gara-gara bbm yang tadi malem. Maaf mungkin emang kamu yang benar,
maaf mungkin emang aku yang salah, dan kamu yang paling sempurna.
Mungkin memang benar kata kamu aku terlalu keras kepala. Susah di lembekin hatinya. Tapi coba deh untuk masalah yang satu ini ngertiin aku. Plis..

Makasih udah ngasih tau semua yang menurut kamu bener, walaupun aku tetep dengan prinsip aku yang menurutmu bodoh.
Sekarang, kata-kata kamu yang  semalam udah terjadi sama aku. Bagaimana?
aku ga nyangka aja, kamu tega ngomong kaya gitu sama aku, sampe kata-kata kamu yang semalem bener-bener terjadi sama aku sekarang.

Tadi untuk ngomong sama kamu aja  susah. Kita ngomong berdua aja susah. SUSAH!
kamu ga mau minta maaf atas kata-kata kamu yang semalam?
atau kamu masih memegang prinsip bahwa ‘lelaki itu gengsi untuk minta maaf’ , begitu?
kamu masih saja memegang prinsip itu bahkan di saat kau telah menyakiti hati orang. Segitu tidak pedulinya kamu? Kecewa.

Kamu sungguh bukan seperti orang yang selama ini aku kenal.
atau selama ini, kau menggunakan topeng saat bersamaku?
jadi semalam itulah dirimu yang sebenarnya?

Mengertilah aku. Kumohon~
di saat seperti ini, aku hanya membutuhkanmu. MEMBUTUHKAN MU.
membutuhkan semangat darimu, membutuhkan petuah-petuahmu.
jangan memulai pertengkaran sekarang, kumohon.
Aku teralu lelah, dengan semua ini. Semua beban ini.
ku harap sebelumnya, kau mau membantu sedikit mengurangi beban ku.
tapi…………….

Maaf maaf maaf..
bukan maksud untuk menyalahimu atas semua ini.
biar semua ini menjadi salahku, selalu menjadi salahku dan bukan kamu. :’)
walau kamu salah itu akan tetap menjadi kesalahanku.
tenanglah, kamu selalu benar dan aku selalu salah.
tak usah khawatir..

Senin, 03 Maret 2014

apakah kau ingat hari itu?

Apakah kau ingat hari itu.. hari dimana hubungan kita hampir berakhir..
sebenarnya aku tidak ingin hubungan kita berakhir cukup sampai di sini saja,.
tapi apalah dayaku, aku hanya seorang wanita yang menurutmu selalu memakai
perasaan dalam situasi dan kondisi apapun.

kamu terlalu cuek padaku, banyak mengabaikan, sering tidak peduli, dan 1 hal yang
menjadi masalah besar, kamu selalu dekat dengan banyak wanita.
Jika kau ada di posisiku, apakah kau sanggup bertahan.? Ku yakin tidak.
hanya aku yang mampu bertahan selama ini denganmu.
hanya aku yang selalu sabar menjalin hubungan seperti ini bersamamu.

Hari itu, aku melihat seluruh bbm kamu dengan wanita itu, wanita yang beda
sekolah denganmu. Aku marah besar saat itu sayang, bagaimana tidak dalam setiap
percakapan kalian aku melihat wanita itu selalu mengakhirinya dengan emoticon hug.
bisakah kau jelaskan padaku, bagaimana bisa wanita itu
memberi emoticon HUG dalam setiap percakapan kalian di bbm?? BAGAIMANA
BISA SAYANG?!!!! Kau pasti sudah mempunyai hubungan special dengannya, aku tidak
dapat berfikir jernih lagi saat itu. Bukannya aku tidak percaya sama kamu, tapi aku ga
percaya sama wanita itu sayang.
Aku melihat semua perbincangan kalian, rasanya
saat itu aku ingin pergi, aku tidak ingin melihatmu lagi, aku ingin memaki mu.

 Tapi aku tidak bisa sayang, aku
masih menghargaimu sebagai seorang pria di hadapan teman-teman kita saat itu.
aku memendam semua rasa kesalku, sampai air mata jatuh. Aku menjauh dari
teman-teman, aku menangis di kursi ruang tamu. Tapi kemudian sahabatku menemukanku
menangis, aku hanya bilang kalau aku sedang sakit. Padahal aku SAKIT HATI !

Ketika teman-teman mulai banyak mengetahui aku menangis, kau menghampiriku.
aku tahu saat itu kau pasti panik bukan karna aku menangis, tapi karna kamu tahu aku telah
membaca semua bbm-mu.! Kemudian kamu hanya melihatku, dan pergi keluar gitar-gitaran
seperti tidak ada apa-apa.

Ketika pulang,. Kau bahkan tidak memberiku tumpanganmu. Kau malah mencari orang lain
yg motornya kosong untuk ku tumpangi. Bagaimana bisa aku tidak kecewa sayang?! Aku ini
pacarmu. Aku memilih langsung segera pergi di tengah hujan. Aku begitu kecewa hari itu.
ketika aku meminjam payung, kau menghampiriku menggenggam tanganku. Aku terlanjur
kesal sayang, maaf jika yang keluar dari mulutku adalah  “putus”. Aku melihat raut wajahmu,
yang seolah-olah baru tersadar kalau dari tadi aku marah sama kamu.
Kamu teriak-teriak mencarikanku tumpangan, kamu mohon-mohon supaya aku ga
pergi saat itu. Tapi aku memilih pergi sayang, aku terlalu kecewa.
kamu tetap menahanku untuk tetap tinggal di hadapan teman-teman. Tapi memangnya aku
peduli sayang. MEMANGNYA AKU PEDULI?!

aku menerobos kamu, aku menerobos hujan. Aku pergi~
Setengah perjalanan sudah, ternyata kamu menyusulku. Ini seperti mimpi bagiku,
kau memintaku kembali. Kau memohon-mohon agar aku tetap tinggal.
aku tidak menghiraukanmu saat itu, bukan karna aku tidak peduli tapi aku sudah
terlanjur kecewa sayang. Kau terus mengikuti kemanapun aku berjalan.

Kamu Turun dari motormu, dan memintaku memakai jaket.
aku sempat mendengar kata-katamu, sebelum aku kembali berjalan,
“aku tahu kamu kesel, tapi aku peduli sama kamu, kalau ga peduli. Ngapain aku rela hujan
-hujanan gini demi kamu! Kamu tega liat aku hujan-hujanan. Selangkah lagi aja kamu jalan
berarti memang kamu tega liat aku hujan-hujanan kaya gini.” itu kata-kata yang sempat ku dengar, tapi aku terus berjalan.

ketika di tengah jalan kau masih saja tetap mengikutiku, bajumu, rambutmu, celanamu semua
sudah basah. Maafkan aku,. Aku terlalu kecewa saat itu.
langkahku terhenti, ketika aku tahu wajahmu memucat. Suaramu mulai melemah.

"deb,.." ucapmu terakhir yg membuatku terhenti.
Aku lupa bahwa kau sedang sakit saat itu. Aku benar-benar minta maaf sayang. Harusnya
aku ga biarin kamu hujan-hujanan untuk aku dari tadi.  Aku berjalan mendekatimu dan memberi
payung. Saat itu di tengah derasnya hujan, di pinggir jalan.

Kau berkata
“kamu salah paham. Dari awal
aku kan udah cerita dia itu sahabat aku. Aku ga mungkin suka sama dia, kamu liat kan bbm aku ke dia,
aku ga pernah pake kata-kata atau emoticon yang nunjukin kalau aku suka sama dia. Maaf ya udah
buat kesel. Lain kali jangan pergi sendiri pas lagi hujan kaya gini. Jangan bertindak kaya superwoman deh.”

Seneng deh kalau kamu udah peduli kaya gini.
maaf tapi udah buat kamu kebasahan dari atas sampe bawah.. terus kaya gini yah, terus peduliin aku.
maaf juga udah buat sakit kamu kambuh kan, ngerasa bersalah banget saat itu.
terus buat aku makin sayang sama kamu ya. maafin aku..
bukannya aku ga percaya sama kamu, tapi aku ga percaya sama cewe itu.. :(

Jumat, 24 Januari 2014

surat dan kabar terakhir dari calon dokter


Not..
Maaf soal yang tadi,
aku ga bisa mengontrol emosi. Maaf aku udah ngebentak kamu, padahal aku tau kamu paling ga suka di bentak. Aku bener-bener minta maaf, aku jujur ga pingin bentak kamu apapun yang terjadi.
tapi tadi kamu tau kan, aku ga suka kamu bahas soal itu.
maaf atas bentakan aku tadi, maaf.
aku mungkin memang udah keterlaluan sama kamu tadi,
maaf banget udah nyakitin hati kamu (lagi).
maaf udah buat kamu nangis tadi.
maaf udah ngebiarin kamu pergi tadi.
aku bener-bener minta maaf.

Seharusnya memang aku bisa ngontrol emosi aku. Seharusnya aku jawab pertanyaan kamu soal itu.
seharusnya aku nahan kamu pergi.
Maaf banget not.
mungkin sekarang kamu lagi marah banget sama aku, ya kan?
bbm aku cuman di read, twitter di unfollow.
aku keterlaluan ya tadi, nyesel banget sih asli. Maafin aku.

Tapi aku harap kamu ngerti, kalau aku ga suka kamu bahas soal itu.  Walau aku sadar tadi aku kelewat batas, ga seharusnya aku bentak kamu. Aku nyesel. Maaf, maaf.
Bales bbm aku dong, jangan diem terus.
kamu kira aku ga khawatir apa tadi, kamu tiba-tiba keluar dari mobil terus pergi ga tau kemana.
maafin aku ya, aku tau aku salah. Aku udah bentak kamu, dan seharusnya aku ga ngelakuin itu. Maaf banget.

Besok aku ke Jakarta not,
selasa udah masuk kuliah lagi. Dan kayanya semester ini aku ga akan bisa pulang ke bandung. Semester ini aku harus bener-bener focus ngejar nilai not, soalnya kan kamu tau akhir taun aku udah KOAS di rumah sakit. Udah selesai itu harus UKDI, sumpah dokter. Udah mulai akhir tahun aku udah bener-bener harus focus. Butuh banget semangat dari kamu, untuk bisa ngelewatin itu semua.
jangan marah lagi ya..
sekali lagi aku minta maaf banget buat apa yang aku lakuin tadi.
kamu boleh marah sekarang, tapi jangan lama-lama ya marahnya, aku butuh kamu.
Karna kamu ga mau ngehubungin aku, aku sekalian mau pamit sama kamu, tadi tuh aku mau sekalian pamit tapi kamu keburu bahas soal itu dan kita terlajur marahan kaya gini.
Besok aku bakal pergi sama ‘om otak’ hehehe, jam 5 dari bandung.
kamu baik-baik di sini yah, focus juga UN sama SBMPTN-nya.
sampe ketemu liburan semester depan atau mungkin liburan akhir tahun.

Makasih juga buat waktu selama aku di bandung. Makasih udah nyempetin main ke rumah, makasih udah nyempetin nengok mamah pas di RS., makasih udah tahun baruan bareng, makasih udah jalan-jalan bareng abel, makasih udah main ke puncak bareng, makasih udah ngasih buket bunga buat mamah aku, makasih udah sering banget nemenin makan, makasih kado tahun baru-nya. Pokonya makasih semuanya.

Maaf ya…
baik-baik kamu.. 

Selasa, 24 Desember 2013

"Selamat natal......mmmmm.....sayang(?) "


Merry Christmas.. :')

Hari ini, natal yang luar biasa.
tapi 1 harapanku belum terpenuhi,
dari malem natal kemarin sampai hari ini aku berharap ‘dia’ mengucapkan
‘selamat hari natal’ untukku.
tapi kenyataanya dia sama sekali tidak mengucapkannya padaku.

Apa salahnya berharap kan?
semenjak kejadian itu, kami seperti 2 orang yang tidak kenal.
saling canggung satu sama lain.
bahkan sampai hari natal pun kami masih mempertahankan rasa ego dan canggung
sehingga tidak satu pun dari kami yang berniat memulai pembicaraan.
bahkan untuk sekedar mengucapkan selamat natal.

   Mungkin dia canggung, tapi mungkin juga memang dia sudah benar-benar
membuang aku dan semua memori tentang kami dari ingatannya.
apakah semudah itu?

Apakah dia tidak ingat,
dengan malam natal yang tahun lalu kita lalui bersama.
mengikuti misa di gereja bersama.

apakah dia tidak ingat,,,
saat dia mengajakku jalan-jalan di hari natal.

apakah dia tidak ingat,
saat dia mengajakku bertemu dengan anggota keluarganya di hari natal.

apakah dia tidak ingat,
saat kami membagi coklat untuk anak jalanan di hari natal

apakah dia tidak ingat,
saat sepupunya yang masih SD tidak sengaja menumpahkan susu coklat di bajuku,
dan dia langsung memarahi sepupunya itu.

Apakah tidak ingat???!!!!
untuk semua yang sudah kita lewati pada natal tahun lalu.

tidakkah dia tidak ingin untuk memperbaiki hubungan yang sudah terlanjur rusak ini.

tidakkah dia mau membuang rasa egonya untuk sekedar mengucapkan
‘selamat natal’ untukku.

Tidakkah dia mau mengulang memori natal tahun lalu bersamaku saat ini.
Aku merindukannya. Aku merindukannya di hari natal ini.

Mungkin dia sudah menemukan wanita lain yang dapat dengan mudah membuat dia
melupakan segala kenangannya denganku.
ada wanita lain yang akan melewati natal tahun ini bersama dia,
mungkin ada wanita lain yang akan dia perkenalkan lagi  pada keluarganya,
mungkin ada wanita lain yang akan bersamamu seharian,
dan mungkin sudah ada wanita lain yang berhasil menarik perhatian ibumu.

Jika bergitu kenyataanya,
kurasa wanita itu adalah wanita beruntung setelahku,
karna berhasil membuat dia jatuh hati dan berhasil melewati natal tahun ini bersama dia.
Selamat ya.
dan,

Maaf atas ego dan rasa canggungku  juga,

“Selamat natal…………………mmmm…..………sayang “

Minggu, 27 Oktober 2013

6 dari 7 hari dan 8 dari 24 jam. aku yang di samping kamu, aku, bukan dia!


Suka bingung sama perasaan sendiri.
saat dia lewat depan mata aku.
dia terlihat sangat nyata,
dia terlihat begitu dekat.
bahkan kini dia begitu dekat dengan ku..
tapi,,
mengapa dia ga bisa aku raih??

      Taukah kalian rasanya bisa berdekatan, duduk bareng, ketawa bareng, bercanda bareng, kesel bareng, curhat bareng gebetan kamu?
itu tuh rasanya sedih tapi seneng..
senengnya  berhasil deket sama gebetan ,
tapi sedihnya  bisa deket sama dia, tapi seiring berjalannya waktu  sadar kalau kapasitas kalian itu ga lebih dari sekedar teman.

Kenapa bisa seperti itu?
karna saat aku dan dia bisa berhasil dekat, dia cerita tentang gebetan dia ke aku!
itu tuh rasanya ingin meledak saat itu juga!
dia pikir aku adalah seorang pendengar yang baik, ya mungkin begitu.
tapi untuk hal yang satu ini sebenernya aku tidak pernah bisa menjadi seorang pendengar yang baik.

Aku benci jika harus mendengar dia bercerita tentang gebetannya.
setiap dia menceritakan hal itu aku harus memasang wajah seolah-olah
‘teman dekatku akan mendapatkan wanita yang terbaik dalam hidupnya’
padahal TIDAK!
yang sebenarnya ingin aku tunjukan dan katakana padanya adalah
“hei liat ke arahku, ke sini, aku aku yang terbaik untukmu”
Perayalah aku tidak pernah suka saat dia menceritakan tetang gebetannya.


Andai dia tau, andai dia sadar..
Aku yang selalu ada di sampingnya saat senang ataupun tangis,
Aku yang selalu ada di sampingnya saat dia bercerita tentang  keluarga, sahabatnya, tentang teman sekelas yang begitu menyebalkan baginya.
Aku yang selalu ada di sampingnya saat dia butuh penyemangat karna motivasi belajarnya menurun,
Aku yang selalu ada di sampingnya saat dia berkeluh kesah karna sulitnya pelajaran, ataupun karna nilai ulangannya yang jelek,
Aku yang selalu ada di sampingnya saat dia ingin bergurau, ingin dilihat, ingin bercanda.
Aku yang selalu ada di sampingnya saat dia ataupun kami sedang nyanyi-nyanyi,
Aku yang selalu di sampingnya saat dia memainkan beberapa lagu dari gitarnya,
Aku yang selalu di sampingnya 6 dari 7 hari dan 8 dari 24 jam.
Bahkan aku masih tetap di sampingnya walaupun dia berkata bahwa dia sedang mencintai wanita lain.

Jika ‘dia’ membaca posku ini aku hanya ingin dia tau, dia sadar,
aku juga ingin bilang kalau :
“aku selalu ada buat kamu, apapun yang terjadi. Liat aku please, liat aku.
jika kamu sudah sadar dan tetap memilih dia, ga apa-apa, aku akan tetap ada di samping kamu.
tapi jangan pernah nyesel. Karna bagaimanapun aku lebih kenal dan tau kamu , di bandingkan dia kenal dan tau tentang kamu..” 

Senin, 24 Juni 2013

sampai kapan kau mengecewakanku?!!


Dia……………

Ah aku tidak percaya padanya,
dia berulang kali mengecewakan aku, dia berulang kali mengingkari janji yang telah kami sepakati,
entahlah,
dia selalu mempunyai ribuan kata manis yang lagi-lagi membuatku selalu mempercayai dia.

bodoh! Bodoh!
bahkan disaat dia mengecewakan, aku masih saja memaklumi semua tindakannya.. astaga! Mengapa bisa seperti ini.. ini sudah keterlaluan, bagaimana bisa ribuan kali dia mengecewakan aku, ribuan kali juga aku memakluminya..


mempertahankan cinta diatas dasar sebuah rasa kecewa itu sulit.
tapi aku berusaha, agar hubungan kita selama ini tidak hancur. Selama ini, setelah berulang kali dia mengecewakan aku, aku tetap memaklumi.
aku tidak ingin berdebat dengan dia, hanya untuk membahas masalah yang aka menghancurkan hubungan kami ini.

Tapi mungkin kini, tingkat kesabaranku sudah mencapai batas maksimal.
dia tidak juga berubah, untuk kesekian kalinya dia kembali membuatku kecewa.

Haruskah ku akhiri semua ini?